Senin, 28 April 2014

HFC (Hybrid Fiber Coaxial)

 http://www.elektroindonesia.com/elektro/tel30ga1.gif

HFC (Hybrid Fiber Coaxial) adalah teknik jaringan yang menggabungkan teknologi fiber optic dan teknologi coaxial.

STRUKTUR UTAMA HFC
  1. Headend merupakan bagian terpenting dari sistem HFC. Pada Headend terdapat modul-modul perangkat sesuai dengan layanan yang tersedia, seperti:
  • CATV Headend
  • Cable Modem Termination Shelf (CMTS)
  • Cable Telephony Headend
  1. Server complex berfungsi sebagai server aplikasi yang digunakan oleh subscriber (seperti e-mail server, news server, dsb).
  2. Distribution Hub adalah pusat distribusi jaringan akses HFC ke pelanggan. Di sini seluruh sinyal layanan-layanan interaktif lainnya seperti layanan data atau telepon akan digabung dengan sinyal TV broadcast yang diterima dariHeadend yang kemudian akan dikirimkan melalui jaringan distribusi optik.
  3. Fiber-optic menghubungkan headend sebagai sarana transportasi sinyal ke sejumlah node yang disebut denganfiber nodesFiber nodes berfungsi untuk mengubah sinyal dari optical-to-electrical untuk dilewatkan melalui kabel coaxial ke subscriber.
  1. Splitter merupakan salah satu komponen pasif yang digunakan pada sistem perkabelan untuk membagi signal RF.Splitter digunakan untuk membagi suatu signal input ke dua kabel output yang sama besar
  2. Directional Coupler digunakan untuk membagi suatu signal input ke dua kabel output yang tidak sama besar.
  3. Dalam pengiriman signal melalui kabel koaksial, amplifier mempunyai dua fungsi yang cukup penting:
  • Sebagai equalizer, atau signal balancer sehingga frekuensi tinggi dan rendah mempunyai level amplitudo yang sama.
  • Sebagai penguat level signal.
  1. Tap adalah komponen yang berfungsi untuk mencabangkan signal dari kabel koaksial ke rumah-rumah pelanggan, dan dipasang untuk mengakomodasikan beberapa rumah sekaligus
  1. Jaringan Penghubung

  • Media Transmisi Serat Optik
  • Kabel Koaksial
  • Kabel Supertrunk
  • Kabel Trunk
  • Kabel Feeder
  • Kable Drop
Segmentasi Jaringan HFC

Adapun segmentasi pada jaringan HFC, dapat dikelompokkan menjadi 4 segmen dengan fungsi yang berbeda, yaitu: 
  • Segmen 1
    Optikal Transport Link atau jaringan transport optik, atau dikenal dengan jaringan trunk, yaitu hubungan antara headend dengan distribution hub, baik berupa transmisi analog maupun transmisi digital.
  • Segmen 2
    Optikal Distribution Link ( Jaringan Distribusi Fiber ), untuk menghubungkan antara distribution hub dengan fiber node menggunakan teknologi optik analog.
  • Segmen 3
    Coaxial Distribution Link (Jaringan Distribusi Koaksial), untuk mendistribusikan sinyal RF yang membawa layanan jaringan HFC dari fiber node ke lokasi-lokasi pelanggan atau sebaliknya. Jaringan distribusi koaksial ini membentuk struktur jaringan tree and branch, terdiri atas komponen-komponen jaringan.
  • Segmen 4
    Drop pelanggan, merupakan hubungan terakhir antara sistem feeder pasif, yaitu tap ke rumah atau CIU.
Bandwith yang tersedia

  • Spektrum 5 – 65 MHz adalah kanal upstream yang dialokasikan untuk transmisi kembali dari layanan  data atau telepon.  
  • Spektrum 65 – 80 MHz digunakan oleh filter crossover yang memisahkan transmisi upstreamdan downstream dan tidak digunakan untuk transmisi video (restriced frecuency).
  • Spektrum 80 – 88 MHz adalah kanal downstream yang dialokasikan untuk transmisi video analog (CATV).
  • Spektrum 88 – 108 MHz adalah kanal yang dialokasikan untuk transmisi penyiaran FM. Transmisi televisi menggunakan frekuensi pita ini akan diinterferensi oleh sinyal penyiaran FM yang kuat dan berdekatan.
  • Spektrum 108 – 450 MHz adalah kanal downstream yang dialokasikan untuk broadcast video analog off-air (CATV).
  • Spektrum 450 – 550 MHz adalah kanal downsteram yang dialokasikan untuk digital video broadcast.
  • Spektrum 550 – 862 MHz adalah kanal downsteram yang dialokasikan untuk layanan interaktif (voice, data, dan video).
Aplikasi Layanan HFC

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengklasifikasikan jenis-jenis aplikasi layanan HFC, antara lain adalah:

  • Layanan video
    Diantaranya adalah off air TV, Pay per View, Pay per Channel, Video on Demand, Game on Demand, Music on Demand.
  • Layanan data, antara lain adalah:
    • Portal services
    • e-commerce
    • telemedicine
    • telelearning
    • VoIP
    • Video conference
    • Video streaming
    • Audio streaming
  • Layanan suara, berupa layanan telepon dengan teknik packet cable dengan standar NCS-MGCP yang sekualitas dengan PSTN.